Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Muharram 1442 H

Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Muharram 1442 H

Bismillah…

Ikhwah fillah.. yuk perbanyak puasa Sunnah di bulan Muharram, karena Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam mendorong kita melakukan puasa pada bulan Muharram sebagaimana sabdanya :

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).

Berikut adalah poster yang bisa dimanfaatkan untuk mengingatkan jadwal puasa Sunnah di bulan Muharram 1442 H.

jadwal puasa muharram 1442 h

Selain itu, dalam artikel kali ini, insya Allah akan diinformasikan list jadwal puasa Sunnah di bulan Muharram 1442 H, disertai dengan penanggalan masehinya untuk memudahkan siapapun yang ingin mengamalkannya, serta dalil dari hadits yang bisa dijadikan pegangan bagi kita untuk mengamalkan puasa tersebut.

Semoga dengan adanya poster dan list jadwal yang dibagikan bisa memudahkan kita untuk menunaikan puasa Sunnah selama bulan Muharram ini, sehingga lebih mudah diingat, hanya Allah yang Maha Pemberi Taufik.

Berikut adalah jadwal puasa Sunnah bulan Muharram 1442 H :

 

➡️ PUASA SENIN & KAMIS

  • Senin, 05 Muharram 1442 H / 24 Agustus 2020

  • Kamis, 08 Muharram 1442 H / 27 Agustus 2020

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” [HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya). Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1041]

 

➡️ PUASA TASU’A

  • Jum’at, 09 Muharram 1442 H / 28 Agustus 2020 (sehari sebelum puasa Asyura)

Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى

“Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas beliau mengatakan,

فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ

Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)- kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan,

فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم

“Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. Muslim no. 1134)

 

➡️ PUASA ASYURA

  • Sabtu, 10 Muharram 1442 H / 29 Agustus 2020

  • Ahad, 11 Muharram 1442 H / 30 Agustus 2020 (sehari setelah puasa Asyura)

Abu Qotadah Al Anshoriy berkata :

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz, mufti Kerajaan Saudi Arabia di masa silam berkata, “Yang afdal adalah berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh dari bulan Muharram karena mengingat hadits (Ibnu ‘Abbas), “Apabila aku masih diberi kehidupan tahun depan, aku akan berpuasa pada hari kesembilan.” Jika ada yang berpuasa pada hari kesepuluh dan kesebelas atau berpuasa tiga hari sekaligus (9, 10 dan 11) maka itu semua baik. Semua ini dengan maksud untuk menyelisihi Yahudi.” (Fatwa Syaikh Ibnu Baz, http://www.binbaz.org.sa/noor/4898)

Di tempat lain, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz menyatakan, “Berpuasa pada 9 dan 10 Muharram lebih utama. Adapun berpuasa 10 dan 11 Muharram, itu pun sudah mencapai maksud untuk menyelisihi Yahudi dalam berpuasa.” (Fatwa di web alifta.net)

 

➡️ PUASA SENIN

  • Senin, 12 Muharram 1442 H / 31 Agustus 2020

(dalil dianjurkannya puasa senin sebagaimana yang tercantum di atas)

 

➡️ PUASA AYYAMUL BIDH

  • Selasa, 13 Muharram 1442 H / 01 September 2020

  • Rabu, 14 Muharram 1442 H / 02 September 2020

  • Kamis, 15 Muharram 1442 H / 03 September 2020

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).”

 

➡️ PUASA SENIN & KAMIS

  • Senin, 19 Muharram 1442 H / 07 September 2020

  • Kamis, 22 Muharram 1442 H / 10 September 2020

  • Senin, 26 Muharram 1442 H / 14 September 2020

  • Kamis, 29 Muharram 1442 H / 17 September 2020

(dalil dianjurkannya puasa senin sebagaimana yang tercantum di atas)

***

Demikianlah artikel yang membahas tentang jadwal puasa Sunnah di Bulan Muharram 1442 H. Semoga Allah senantiasa membimbing serta memberikan taufik kepada kita untuk mengetahui ilmu tentang syari’at agama Islam untuk kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bisa menghadirkan keberkahan dan kebaikan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, aamiin ya Rabbal ‘alamin…

Dapatkan berbagai informasi lainnya mengenai artikel islami, poster nasihat, info kajian sunnah Bandung serta kesempatan untuk melakukan tanya jawab di grup WA Kajian Sunnah Bandung.

Dapatkan kebaikan dengan share artikel ini kepada keluarga, sahabat, teman dan kenalan Anda. Rekomendasikan juga website KajianSunnahBandung.Web.Id agar semakin banyak orang yang mendapatkan faidah dan kebaikan melalui wasilah Antum. Insya Allah…

Barakallahu fiikum..

 

Dapatkan kebaikan dengan share artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *