Majelis yang Membawa Berkah (Bagian Pertama)

Majelis yang Membawa Berkah (Bagian Pertama)

Bismillah…

Majelis adalah tempat kita duduk berkumpul bersama keluarga ataupun para sahabat untuk berbincang-bincang serta bertukar pikiran. Majelis bisa menjadi penyesalan bagi kita kelak di akhirat jika kita tidak memperhatikan petunjuk Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam bermajelis.

Berikut adalah beberapa petunjuk tentang majelis yang membawa berkah yang diajarkan oleh teladan kita, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

 

#1 : Singgahilah Taman-taman Surga

Yaitu majelis ilmu syar’i. Majelis ilmu yang dapat menyucikan hati beserta jiwa kita, sekaligus membuat jiwa tenteram.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699)

 

#2 : Tidak Menghadiri Majelis yang Mungkar

Orang yang duduk di tempat kemungkaran dan hanya diam saja, maka kedudukannya sama seperti pelaku kemungkaran itu. Janganlah kita menyengaja duduk di majelis seperti itu, kecuali dengan niat mengubahnya.

Di antara contoh majelis kemungkaran adalah majelis ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), berkata keji, menyebarkan rahasia rumah tangga, membicarakan hubungan suami istri, memfitnah, menuduh, dan keburukan semacamnya.

 

#3 : Bermajelis dengan Orang Shalih

Karena Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan orang shalih itu seperti pembawa minyak wangi, yang memberi faidah bagi orang di sekitarnya.

Mu’adz bin Jabal rahimahullah pun pernah berkata :

“Hindarilah teman duduk yang tidak memberikan faedah ilmu bagimu.”

 

#4 : Hindarilah duduk-duduk di pinggir jalan

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan, jika kita terpaksa melakukannya, hendaknya kita memberikan hak jalan, yaitu:

“Menundukkan pandangan, tidak mengganggu orang lain, menjawab salam, menyuruh kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

 

#5 : Berhalaqah ketika duduk dan tidak berpencar

Berhalaqah adalah karakteristik majelis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam besama para sahabat beliau agar para hadirin bisa saling menatap, melihat satu sama lain.

 

•═◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═•
📖 Disarikan oleh Ustadz Rian Abu Rabbany hafizhahullah dari kitab “Panduan Amal Sehari Semalam” Karya Abu Ihsan al-Atsari dan Ummu Ihsan hafizhahumallaah
•═◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═•

***

Demikianlah artikel yang membahas tentang majelis yang membawa berkah (bagian pertama). Nantikan lanjutan tentang artikel ini pada postingan berikutnya, insya Allah.

Semoga Allah senantiasa membimbing dan menunjukkan kita kepada kebenaran, serta memberikan taufik kepada kita untuk mengetahui ilmu tentang syari’at agama Islam untuk kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bisa menghadirkan keberkahan dan kebaikan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, aamiin ya Rabbal ‘alamin…

Dapatkan berbagai informasi lainnya mengenai artikel islami, poster nasihat, info kajian sunnah Bandung serta kesempatan untuk melakukan tanya jawab di grup WA Kajian Sunnah Bandung.

Dapatkan kebaikan dengan share artikel ini kepada keluarga, sahabat, teman dan kenalan Anda. Rekomendasikan juga website KajianSunnahBandung.Web.Id agar semakin banyak orang yang mendapatkan faidah dan kebaikan melalui wasilah Antum. Insya Allah…

Barakallahu fiikum…

Dapatkan kebaikan dengan share artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *